Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2012

Mesir dan Referendum

by. @kaisarelrema 1. Draft Referendum telah diserahkan oleh Hussam al Ghuryani (Ketua Dewan Konstitusi) kepada Dr. Moersi (Presiden) di gedung Muktamarat. 2. Prosesi itu ditampilkan langsung di layar lebar, alun-alun Universitas Kairo, yang disaksikan oleh jutaan massa. 3. Setelah menerima draft itu, Dr. Moersi menyalami semua anggota Dewan Konstitusi yang hadir, satu-persatu, tak terkecuali yang berkursi roda (yaitu perwakilan korban Revolusi 25 Januari). 4. Setelah bersalaman, Dr. Moersi berikan sambutan, intinya: pernyataan terima kasih kepada para oposan yang telah walk out. 5. Tekstualnya dari lisan Dr. Moersi: ”Tegurlah saya dengan serius agar mampu memikul tanggungjawab yang Anda semua bebankan kepada saya.” 6. Konon lembaga SCAF yang berkuasa sementara pasca Mubarak pernah keluarkan dekrit bahwa Referendum UU dijadwalkan 2 pekan setelah draft selesai. Berdasarkan itu, Dr. Moersi menetapkan tanggal 15 Desember 2012 sebagai waktu sejarah bagi revolusi Mesir. 7. R...

Pemerintahan Moersi dan Republik Arab Mesir

by. Nandang Burhanuddin 1. Yang dihadapi Moersi dalam 5 bulan pemerintahannya, jebakan-jebakan batman. 2.   Kondisinya; Moersi memerintah di tengah: (1) tidak adanya Undang-Undang, (2) tidak adanya DPR, (3) tidak adanya MPR, (4) birokrasi-militer-aparat adalah antek-antek Mubarok, (5) Mesir terus-menerus diawasi Israel dan AS. 3.   Selain itu, kondisinya: Moersi dan IM terus-menerus dituduh sebagai antek AS, budak Barat, bahkan oleh HT Internasional disebut Mubarak yang berjanggut. 4.   Karena menurut HT: Moursi tidak menjalankan syariat, tidak membatalkan perjanjian Camp David, tidak mengirim tentara ke Israel , dan Moursi dituduh menjalankan demokrasi. 5.  Maka realitanya: Moersi mengemban amanah yang teramat berat. Diserang dari LUAR dan dirongrong dari DALAM. Tujuan dari semua serangan adalah: melanggengkan hegemoni Irael (Zionis) dan AS-Barat (Salibis). Musuh-musuh Islam paham betul, ketika IM-Salafy bersatu, maka 2/3 kekuatan Islam menjad...

Sikap Koalisi Poros Kekuatan Islam Atas Anarkisme Liberal-Sekuler Mesir

Bismillahirrahmaanirrahim Bayan Koalisi Poros Kekuatan Islam Perihal: PERISTIWA DI ISTANA ITTIHADIYAH No. 11, 20/1/1434 H-04/12/2012 Alhamdulillah. Segala puji milik Allah, Rabb sekalian alam. Shalawat, salam, dan keberkahan semoga selalu mengiringi baginda kita Nabiyullah Muhammad saw., juga kepada keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya. Aaamin. Amma Ba'du: Koalisi Poros Kekuatan Islam senantiasa mencermati apa yang berlangsung di depan istana Ittihadiyah. Koalisi Poros Kekuatan Islam mengutuk keras tindakan-tindakan anarkis yang memalukan, sekaligus memberitahukan kepada seluruh rakyat Mesir bahwa "aksi melampaui batas" dalam menyuarakan pendapat dan tidak memilih jalur damai jelas-jelas memperburuk citra Mesir itu sendiri. Koalisi Poros Kekuatan Islam memperingatkan bahwa menyuarakan pendapat tidak harus dengan cara-cara anarkis atau sporadis. Karena kesatuan Rakyat Mesir yang memiliki integritas pasti mampu mempertahankan hak-hak dan menja...

Mursi: Presiden di antara Kudeta dan Makar (Bagian Kedua)

Oleh Nandang Burhanudin * Menurut  Rifa'at Thahtawi , kepala Rumah Tangga Kepresdinan, "Ada tiga kejadian yang sekarang tengah berlangsung di sekitar Istana Ittihadiyah: 1. Koordinator aksi yang rata-rata preman tengah mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh penting dari wilayah Sha'id (wilayah pedesaan) di Hotel Safir. Tujuannya: mempersiapkan strategi penyerangan kepada para demonstran, untuk kemudian difitnahkan kepada kepanduan IM dan Salafy. 2. Pertemuan lain berlangsung di pusat komando tengan berlangsung pembagian uang kepada demonstran anti Moursi. 3. Koordinator lapangan preman-preman pada hari Rabu (5/12/12) telah bersepakat untuk mempersenjatai para pendemo dengan senjata dan menciptakan chaos di antara para pendemo mereka sendiri. Itu jangka pendek. Jangka panjangnya, para penentang Moursi yang didukung penuh oleh kedua putra rejim Mubarak tengah menyiapkan skenario pembantaian. Mereka sudah siapkan pelatihan militer di kamp-kamp syiah...

Mursi: Presiden di antara Kudeta dan Makar (Bagian Pertama)

Oleh: Nandang Burhanudin Tak ada pemimpin Arab yang paling menanti kondisi Mesir akhir-akhir ini, selain pemimpin UEA Syaikh Muhammad bin Zayid. Kondisi "chaos" Mesir dengan target: melengserkan Moursi sejak lama menjadi agenda utamanya, bekerjasama dengan Marsekal Thanthawi sebelum diberhentikan oleh Moursi. Dewan Tinggi Militer Mesir yang dipimpin oleh Marsekal Thanthawi dan kaum Liberal yang digalang Syafiq, Elbaradai, Amr Mousa sebenarnya telah lama merancang kejatuhan Moursi. Untuk rencana tersebut, Marsekal Thanthawi mendapatkan gelontoran dana yang langsung ditransfer ke rekening pribadi di Abu Dhabi. Jumlahnya sangat fantastis, mencapai 300 juta dollar AS. Komunikasi makar yang dilakukan Marsekal Thanthawi bersama dengan perwakilan UAE yaitu Muhammad Wasif bin Zayid. Namun, konspirasi yang ditopang negara-negara petro dollar mulai dari Saudi Arabia, Emirat, Oman, dan Kuwait ini tercium Moursi. Intelejen Mesir mengungkap adanya "ruang komando...