Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Islamabad Bersaksi dan Ghirah Agama

Aksi demo duduk bersama yang berlangsung sejak 8 November 2017 di Islamabad, Pakistan berlanjut dengan kericuhan akibat bentrok antara demonstran dengan pihak keamanan. Bentrok terjadi sejak hari Sabtu pagi (25/11) ketika pihak keamanan berupaya membubarkan para demonstran yang jumlahnya sudah mencapai lebih dari 2000 orang di perempatan Faizabad dan dianggap mengganggu jalur lalu lintas dan aktivitas antara Rawalpindi dan Islamabad. Demonstrasi dipimpin oleh Khadim Hussain Rizvi, seorang ulama Pakistan dan pemimpin partai Tehreek-i-Labaik Ya Rasool Allah , dengan tuntutan bermula atas amandemen sumpah Khatm-i-Nabuwwat dalam amandemen undang-undang pemilihan umum (Election Act 2017) ─ yang sebelumnya dinyatakan sebagai 'kesalahan administrasi' dan dianggap melunak bagi Ahmadiyah, Lahori, dan Qadiani yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai kepercayaan non-Islam. Pengadilan Tinggi Islamabad (IHC) telah menangguhkan penerapan Undang-Undang Pemilu 2017 pada pertenga...

Kokohkan Diri Persiapkan Jadi Murobbi

Allah telah memberikan ketetapannya, akan tetapi kita diberikan potensi dan pilihan dalam hidup ini. Yang perlu kita lakukan adalah mengoptimalkan potensi diri kita dan memilih yang terbaik dari pilihan-pilihan yang tersedia. Semua kembali kepada diri masing-masing..  إنّ الاخ الصادق لابدّ ان يكون مربيا Inna al Akh Ash Shadiq Laa Budda An Yakuuna Murobbiyan ( Ust . Dr. Abdullah Qadiri Al Ahdal ) Ungkapan di atas merupakan pengingat sekaligus motivasi untuk para aktivis dakwah untuk selalu berbenah diri. Karena untuk menjadi murobbi, berarti tidak hanya sholih, dia juga harus memiliki karakter mushlih. Karakter sholih mushlih disertai evaluasi diri yang kontinu, dibarengi dengan perbaikan terus menerus, serta permohonan isti'anah kepada Allah secara sadar adalah upaya ruhiyah seorang pemuda Islam. Dalam rangka menggemakan kembali semangat ruhiyah di tengah lingkungan da'wah yang tidak familiar di Pakistan, PIP PKS kemudian mengadakan kembali Seri Dauroh Murob...

Tinjauan Sejarah Islam Terhadap Sistem dan Aplikasi Ekonomi Islam

oleh: Hizbullah Zein (Mahasiswa Pasca Sarjana Sejarah Islam di International Islamic University of Islamabd (IIUI) Pakistan. Disampaikan dalam diskusi AISCO pada selasa, 7 maret 2017) Sejarah merupakan hal yang tidak terpisahkan dalam sebuah peradaban, karena menjadi sebuah dasar penting bagaimana sebuah konsep muncul kepermukaan dan kemudian menjadi sebuah sistem yang diketahui oleh orang-orang setelahnya (masa depan). Pada kesempatan kali ini, diskusi AISCO (Association of Islamic Economist) menilik tentang bagaimana sejarah islam memposisikan ekonomi dan aplikasinya. Nabi Muhammad SAW turun ke dunia lengkap dengan syariat yang telah diberikan oleh Allah SWT, syariat tersebut adalah syariat Islam yang mengandung ajaran yang mencakup segala hal, baik hubungan ubudiyah maupun kehidupan sosial yang salah satunya mengatur tentang ekonomi. Jika ditanyakan kapan eksistensi sistem ekonomi islam terbentuk? Ekonomi islam sudah ada sejak risalah turun pada nabi Muhammad SAW, walaupun...

Labor Mobilization: Urgensi dan Isu Bersama yang Melingkupinya

Meningkatnya koordinasi dan kerjasama regional memperlihatkan perkembangan isu skill mobilization atau yang kita pahami sebagai mobilisasi keahlian sebagai bagian dari konsep migrasi dalam bahasan ekonomi global. Migrasi yang dimaksud dalam konteks ini bukan sekadar migrasi penduduk atau penanganan pengungsi (refugee), karena sudah ada bidang tersendiri yang menangani hal tersebut. Migrasi yang kita maksud disini adalah migrasi tenaga kerja dari satu Negara ke Negara yang lain atau yang biasa kita kenal dengan istilah migrant worker . AISCO sebagai wadah komunitas mahasiswa Indonesia di Pakistan yang berkecimpung dalam isu-isu ekonomi dan ekonomi Islam berkesempatan pada Sabtu, 25 Februari 2017 lalu, untuk belajar dari Pak Guntur Sugiyarto, seorang Indonesia yang bekerja di Asian Development Bank (ADB) sebagai Principal Economist dan sedang dalam penempatan tugas di Pakistan. Dalam pertemuan ini, Pak Guntur menjelaskan presentasi beliau dalam forum APEC 2016 lalu dengan topik ...

Kebangkitan Serangan Teror di Pakistan

Serangan teror berupa bom atau penembakan merupakan hal yang lumrah terjadi di Pakistan. Dan menjadi perhatian kita bersama untuk waspada apalagi posisi kita sebagai foreigner. Baru-baru ini, peringatan dari KBRI disebarkan melalui media sosial untuk menghindari tempat-tempat umum di Pakistan, utamanya di Islamabad. Hal ini dikarenakan terdapat pergerakan teror yang berdekatan waktunya dalam sepekan terakhir. Kebangkitan dalam serangan teror Dawn menganalisa kebangkitan dalam serangan teror dengan beberapa laporan: Sebelum hari Kamis ini, bahan peledak telah menargetkan konvoi tentara di daerah Awaran Balochistan, menewaskan tiga tentara. Pada Feb 15, seorang pembom bunuh diri menyerang di Mohmand, menewaskan tiga personil dari angkatan Khasadar dan lima warga sipil. Serangan itu diklaim oleh Tehreek-i-Taliban (TTP) Pada hari yang sama, seorang pembom bunuh diri menabrakkan motornya ke sebuah kendaraan yang membawa hakim di Hayatabad Phase 5 wilayah Peshawar, menewaskan...

Setidaknya 70 Tewas dalam Serangan Sehwan

Setidaknya 70 orang tewas dan lebih dari 150 luka-luka dalam serangan bunuh diri terduga IS di kuil Lal Shahbaz Qalandar di Sehwan pada Kamis malam (16/2/2017). Hal ini dinyatakan oleh Inspector General Police Sindh A.D. Khawaja "Banyak yang terluka berada dalam kondisi kritis dan mereka akan bergeser ke Karachi secepat helikopter angkatan laut dan pesawat C-130 mencapai bandara terdekat." Sehwan terletak 193km ke utara timur Karachi. Bantuan angkatan bersenjata dalam upaya penyelamatan Medis Inspektur Dr Moinuddin Siddiqui dari Rumah Sakit Sehwan Taluka menegaskan bahwa 61 mayat yang diterima oleh rumah sakit. Wakil Komisaris Munawar Maheesar menambahkan bahwa korban tewas sedikitnya terdapat empat anak-anak dan 12 wanita. Asisten Inspektur Polisi di Sehwan mengatakan seorang pembom bunuh diri memasuki kuil melalui pintu gerbang emas (Golden Gate)nya. Penyerang meledakkan dirinya setelah melempar granat, yang gagal meledak, ia menambahkan. Ledakan itu terja...

PIP Program 2017

This is a reminder for all of us, that we have to move and move and move and take action and always improve to be better person, better organization. Thus, we have some focus on our paper to be realized for 2017: Focus on Tarbawi: Strengthen Murabbi and Tarbiyah Focus on Internal: Foundations, IT and Communication Focus on Tsaqofah: Islam in the world, IR and Economics PIP Pakistan January 2017

Pesanku Kepada Para Murabbi

Semoga bisa kita pahami, selanjutnya bisa kita realisasikan. Kita tidak ingin bahasan ini hanya ada dalam tataran ucapan. Kita takut firman Allah: يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لاَ تَفْعَلُونَ Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لاَ تَفْعَلُونَ Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan  (Ash Shaff, 61 : 2 – 3) Ketahuilah, kita hidup dibayangi makar jahat dan perdebatan yang berkepanjangan. Musuh-musuh Islam melancarkan itu untuk menghalang-halangi manusia dari jalan Allah. Kita masuk ke dalam peperangan yang dipenuhi dengan berbagai macam strategi. Kita tidak akan pernah mampu melawan makar mereka, kecuali dengan meminta kepada Allah dengan mengatakan, “Ya Allah, aku mengadukan kelemahanku kepada-Mu….” Coba kita renungkan kembali ucapan Bani Israil kepada Nabi Musa a.s. ini: فَلَمَّا...