Setidaknya 70 orang tewas dan lebih dari 150 luka-luka dalam serangan bunuh diri terduga IS di kuil Lal Shahbaz Qalandar di Sehwan pada Kamis malam (16/2/2017). Hal ini dinyatakan oleh Inspector General Police Sindh A.D. Khawaja
"Banyak yang terluka berada dalam kondisi kritis dan mereka akan bergeser ke Karachi secepat helikopter angkatan laut dan pesawat C-130 mencapai bandara terdekat." Sehwan terletak 193km ke utara timur Karachi.
Medis Inspektur Dr Moinuddin Siddiqui dari Rumah Sakit Sehwan Taluka menegaskan bahwa 61 mayat yang diterima oleh rumah sakit. Wakil Komisaris Munawar Maheesar menambahkan bahwa korban tewas sedikitnya terdapat empat anak-anak dan 12 wanita.
Asisten Inspektur Polisi di Sehwan mengatakan seorang pembom bunuh diri memasuki kuil melalui pintu gerbang emas (Golden Gate)nya. Penyerang meledakkan dirinya setelah melempar granat, yang gagal meledak, ia menambahkan. Ledakan itu terjadi di daerah di mana Dhamaal (ritual Sufi) sedang dilakukan setelah shalat Isya pada Kamis malam.
Rentetan serangan pada pekan ini menyebabkan keamanan untuk kuil diperketat di seluruh provinsi.
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Qamar Javed Bajwa, setelah serangan itu, diarahkan bahwa bantuan segera diberikan kepada otoritas sipil. kontingen pasukan yang dikirim bersama dengan tenaga medis. Gabungan Rumah Sakit Militer Hyderabad juga disiagakan untuk menerima korban.
Evakuasi udara untuk korban cedera dimulai dari bandara Nawabshah, angkatan bersenjata telah menyediakan pesawat C-130 dan helikopter untuk membantu evakuasi korban ke Karachi dan Hyderabad, seperti disampaikan humas angkatan bersenjata Pakistan, the Inter-Services Public Relations (ISPR).
Lokasi ledakan (Sehwan di Propinsi Sindh) adalah daerah konstituen PPP (Pakistan Peoples Party). Akan tetapi korban luka harus dibawa dengan perjalanan darat sejauh dua jam ke Jamshoro tidak hanya dengan mobil, bahkan dengan motor atau kendaraan apapun yang tersedia. Hal ini disebabkan ketiadaan fasilitas ambulan lokal dan rumah sakit besar yang memadai untuk penanganan paska ledakan. Bahkan sampai angkatan bersenjata pun membantu dengan menggunakan pesawat dan helikopter ke Karachi.
Hal ini sangat disayangkan dan menjadi perhatian pengguna twitter yang menyalahkan pihak PPP atas ketidakperhatian mereka dengan konstituen sehingga fasilitas kesehatan tidak tersedia.
Sumber: Dawn
"Banyak yang terluka berada dalam kondisi kritis dan mereka akan bergeser ke Karachi secepat helikopter angkatan laut dan pesawat C-130 mencapai bandara terdekat." Sehwan terletak 193km ke utara timur Karachi.
Bantuan angkatan bersenjata dalam upaya penyelamatan
Medis Inspektur Dr Moinuddin Siddiqui dari Rumah Sakit Sehwan Taluka menegaskan bahwa 61 mayat yang diterima oleh rumah sakit. Wakil Komisaris Munawar Maheesar menambahkan bahwa korban tewas sedikitnya terdapat empat anak-anak dan 12 wanita.
Asisten Inspektur Polisi di Sehwan mengatakan seorang pembom bunuh diri memasuki kuil melalui pintu gerbang emas (Golden Gate)nya. Penyerang meledakkan dirinya setelah melempar granat, yang gagal meledak, ia menambahkan. Ledakan itu terjadi di daerah di mana Dhamaal (ritual Sufi) sedang dilakukan setelah shalat Isya pada Kamis malam.
Rentetan serangan pada pekan ini menyebabkan keamanan untuk kuil diperketat di seluruh provinsi.
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Qamar Javed Bajwa, setelah serangan itu, diarahkan bahwa bantuan segera diberikan kepada otoritas sipil. kontingen pasukan yang dikirim bersama dengan tenaga medis. Gabungan Rumah Sakit Militer Hyderabad juga disiagakan untuk menerima korban.
Evakuasi udara untuk korban cedera dimulai dari bandara Nawabshah, angkatan bersenjata telah menyediakan pesawat C-130 dan helikopter untuk membantu evakuasi korban ke Karachi dan Hyderabad, seperti disampaikan humas angkatan bersenjata Pakistan, the Inter-Services Public Relations (ISPR).
Letupan Medsos ke PPP setelah ledakan Sehwan; Bakhtawar menyalahkan Badan Keamanan
Lokasi ledakan (Sehwan di Propinsi Sindh) adalah daerah konstituen PPP (Pakistan Peoples Party). Akan tetapi korban luka harus dibawa dengan perjalanan darat sejauh dua jam ke Jamshoro tidak hanya dengan mobil, bahkan dengan motor atau kendaraan apapun yang tersedia. Hal ini disebabkan ketiadaan fasilitas ambulan lokal dan rumah sakit besar yang memadai untuk penanganan paska ledakan. Bahkan sampai angkatan bersenjata pun membantu dengan menggunakan pesawat dan helikopter ke Karachi.
Hal ini sangat disayangkan dan menjadi perhatian pengguna twitter yang menyalahkan pihak PPP atas ketidakperhatian mereka dengan konstituen sehingga fasilitas kesehatan tidak tersedia.
Sumber: Dawn

Komentar
Posting Komentar