Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2013

Taujih Presiden PKS Bung Anis Matta di Jogja

Pada kesempatan ini ikhwah sekalian, saya ingin menyampaikan 3 prinsip tentang cara kita keluar (dari situasi sulit). PRINSIP YANG PERTAMA.  “Jangan pernah kehilangan kegembiraan”.  Dalam situasi apapun kita harus menyimpan kegembiraan di dalam hati kita dan menyimpan sebuah bungker yang kuat di atasnya sehingga dibom sekuat apapun kita tidak akan kehilangan kegembiraan. Kita bisa melewati hari-hari yang sulit ini sambil tertawa. Karena musibah ini isyarat Allah kalau kita akan naik kelas. Di dalam kaidah fiqh:  al amru idza dhoqat tasaa’ wa idzat tasaa…… Urusan itu kalau menyempit dia  meluas, kalau meluas dia menyempit. Contohnya sholat, kalau kita dalam kota tidak boleh jama' qashar. Karena kita dalam keadaan ‘lapang’. Tapi kalau kita musafir, dalam kondisi ‘sempit’, kita mendapatkan begitu banyak ‘kelapangan’ rukhshoh, kemudahan untuk jama' qashar. Itulah terapan dari kaidah ini. Urusan itu kalau menyempit dia meluas, kalau meluas dia m...

Cara PKS Mengatasi Masalah )I( by Mahfudz Siddiq

Tidak seperti dugaan sebagian pengamat bahwa munculnya kasus penangkapan Luthfi Hasan Ishaq (LHI) akan membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhenti, setidaknya, untuk sementara. Faktanya, PKS justru bergerak lebih cepat. Bagaimana cara PKS melewati masalah? Berikut ini Mahfudz Siddiq membeberkannya dalam kulwit #carakami: 1- saat terima kabar kasus LHI, hari itu kami himpun semua info. Trmsk klarifikasi langsung dari LHI, Presiden PKS. #carakami 2- ini prinsip "memahami persoalan adl setengah dari solusi". Lalu hari itu juga para pimpinan PKS musyawarah, trmsk LHI. #carakami 3- orientasi musyawarah kami adalah menjaga kebaikan bersama, dan meminimalkan kerusakan yg bisa timbul. Kesadaran kolektivitas. #carakami 4- kami dpt info kasus LHI akan dikembangkan sdmkn rupa. Ada nuansa politik & hukum. Ya, politik mmg kompetisi dan pertarungan. #carakami 5- sikap kami: tdk akan biarkan siapapun siapkan lorong panjang untuk PKS. Kami hrs sgr ambil ke...

Purnama Dakwah by Sinta

Setiap orang pernah mengalami hal ini. Menyisihkan uang setengah mati, kebutuhan primer dikesampingkan, hasrat membeli pun ditekan, demi keinginan untuk memberikan sesuatu pada orang lain. Ketika barang tersebut berada di tangan, kita pun berperang dengan diri sendiri : diberikan atau tidak ya? Mengingat kebutuhan pribadipun mendesak. Ketika hati kecil memutuskan lebih baik berkorban demi orang lain, maka barang yang ingin kita infaqkan berpindah tangan pada pihak yang membutuhkan. Kejadian berikutnya?   Sebagaimana saya pernah memberi kepada orang lain, berusaha ikhlas dan si penerima –alih-alih berucap terimakasih – “…aduh, kalau yang begini mending buat anakmu saja deh!” “Kalau ngasih jangan cuma begini dong.” Dua kali lipat. Atau, tiga kali. Atau malah beratus kali lipat ujian keikhlasan yang menampar kemudian, tidak hanya di awal niat. Ketika menjalankan, bahkan usai melakukan. Tanggapan orang, sungguh tak kira-kira. Bila dibuat footnote, kebaikan yang kita lakukan...

Belajar Dari Kasus Hukum Misbakhun, Menengok Kasus Ustad Luthfi Hasan Ishaq

Jika ingin tahu betapa jahatnya konspirasi politik, maka bertanyalah pada MISBAKHUN. Jika ingin tahu betapa dahsyatnya fitnah dan propaganda media, maka bertanyalah pada MISBAKHUN. Mantan anggota DPR dari Fraksi PKS Misbakhun adalah korban kriminalisasi politik dan konspirasi media. Perjuanganya dalam mengungkap skandal CENTURY (pansus century) yang melibatkan penguasa telah mengantarnya kedalam penjara pada 26 April 2010 silam. Dia dilaporkan oleh Staf Kepresidenan Andi Arif atas dugaan penggunaan LC fiktif. Saat itu Misbakhun dituntut 8tahun penjara. Disaat banyak telunjuk menghakimi dirinya dengan tuduhan korupsi, disaat makian dan sumpah serapah datang bertubi-tubi, maka pada saat itu juga Misbakhun mencoba bangkit berjuang, dia ingin membuktikan bahwa dirinya tidak melakukan apa yang orang-orang dituduhkan. Dalam terali besi dia terus berjuang menuntut keadilan yang telah dirampas penguasa, melawan tekanan-tekanan politik yang semena-mena. Dengan ber...

Recovery PKS vs Recovery Partai Demokrat

Tulisan seorang akademisi di kotanya Jokowi, "Mendengarkan pidato penyelamatan partai demokrat malam ini, terasa sekali bedanya dgn PKS. Demokrat dan PKS sama-sama mengalami prahara, tapi strategi penanganannya jauh berbeda. Jika Demokrat kerisauan elit partai atas turunnya elektabilitas mendesak sBY segera turun tangan, di PKS pemicu penyelamatan lebih berat lagi dengan adanya konspirasi tirani kekuasaan.. Jika Demokrat butuh waktu berbulan-bulan utk mengambil keputusan penyelamatan yg juga masih menggantung, PKS cuma butuh waktu 2 hari utk recovery dan berlari kembali dengan semangat menggunung.. Jika di Demokrat Ketua Dewan Pembina dan Ketua Majelis Tinggi Demokrat yg juga merangkap sbg Presiden RI terpaksa harus turun gunung menyelesaikan kemelut, di PKS cukup dengan Sekjen Partai yg rela melepas jabatannya utk berjibaku membakar semangat kader dan membuat publik salut.. Jika Demokrat butuh 8 langkah teknis sbg strategi (ini bahkan lebih dari jatah nomor...

"No Plan, No Back Up, No Choice .. Mission Impossible" | Taujih Anis Matta di Medan

"No Plan, No Back Up, No Choice .. Mission Impossible" Taujih Anis Matta dalam Konsolidasi Kader PKS Sumatera Utara (Medan, 5/2/13) Pertama tama saya ingin menyampaikan kepada antum saudara saudaraku sekalian,   bahwa saya mencintai antum semua,  inni Uhibbukum Fillah.. Saya juga ingin menyampaikan salam cinta, Ketua Majelis Syuro Ustadz Hilmi Aminuddin kepada antum semuanya. Juga salam cinta dari Presiden keempat PKS Al Ustadz Luthfi Hassan Ishaq, kita doakan semoga Allah memudahkan urusannya Insya Allah. Saudara saudara sekalian saya beharap antum semua melihat orasi saya pada saat saya diangkat menjadi Presiden PKS. Disitu saya menyebutkan, ada tiga syarat untuk keluar dari krisis, dari bencana, dari masalah yang sedang kita hadapi sekarang ini. Yang pertama adalah meminta pertolongan kepada Allah, yang kedua adalah mempertahankan kerjasama dan persaudaraan kita dan yang ketiga adalah bekerja keras. Saya ingin menyampaikan tiga sumber inspira...

Taujih Presiden PKS Ust.Anis Matta di Bandung )I( Ahad 03 Feb 2013

Ikhwah Fillah, Jika diumpamakan kita adalah anak kecil yg jatuh ke dlm sumur, disiarkan secara live oleh berbagai media dan ditonton oleh seluruh manusia, jangan memikirkan apa yg ada dlm benak orang yg menonton kita.. Berpikirlah untuk berusaha naik.. Look inside, jangan merasa malu, jangan merasa bersalah, jangan merasa tdk berdaya, krn musuh terbesar kita adalah perasaan tdk berdaya itu.. Itulah mengapa Nabi SAW mengajarkan pada kita doa : "Allahumma inni a 'udzubika minal hammi wal hazn, wa a'udzubika minal 'ajzi wal kasl....."   Jika kita terus berusaha utk kluar sumur, maka yakinlah org2 yg semula menonton itu tdk akan lagi berfikir mengapa antum berada dlm sumur, tetapi mereka akan bergabung bersama antum utk mengeluarkan antum dari sana..   Kita harus tunjukkan pada dunia bhw kita adalah partai yg cepat belajar, bisa segera sadar jika ada kesalahan, juga pintar dlm recovery..   Dalam perang Uhud 70 sahabat syahid, bukan karena kehebatan musuh, tetapi...

Pidato Perdana Presiden PKS, Anis Matta

Bismillahirrahmanirrahim, alhamdulillahi robbil 'alamin wabihi nasta'in wa 'ala umuriddunya waddin, wahayyikum jami'an bitahiyyatin islam bil kholidah. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Para pimpinan PKS yang hadir pada siang hari ini, khususnya yang saya hormati, yang saya cintai, KH.Hilmi Aminuddin sebagai ketua Majelis Syuro. Saya pertama kali mengucapkan penghargaan sedalam-dalamnya kepada Ketua Majelis Syuro yang telah mengambil keputusan yang sangat kilat dan sangat cepat merespon usulan dan permohonan pengunduran diri Presiden kita semuanya yaitu Luthfi Hasan Ishaaq. Saya juga ingin mengucapkan penghargaan yang sedalam-dalamnya kepada saudaraku, Luthfi Hasan Ishaaq. Kalau dia menonton acara ini, saya ingin mengatakan padanya, saya mencintainya. Dan seluruh pengurus, seluruh pemimpin PKS, seluruh kader PKS mencintai beliau. Kita juga percaya pada integritas beliau. Kita sepenuhnya tsiqoh. Tetapi yang dihadapi oleh PKS hari ini adalah sebuah kons...

Pengamat: Partai Anda sedang dipersiapkan mengisi sejarah!

Bagus Sekali, PKS Menyambut Kebangkitannya! Oleh Tengku Bintang   |  Kompasiana Jika Anda sempatkan merenung sejenak, partai manakah yang paling banyak dibicarakan orang saat ini? Ketum partai manakah yang paling banyak muncul di televisi? Tak salah lagi, itu adalah Partai Keadilan Sejahtera, dengan Ketua Umum-nya Anis Matta. Manakala partai lain sedang sibuk mengatur strategi pencitraan – termasuk menggalang dana untuk biaya tampil di televisi, PKS ternyata mendapatkan semuanya gratis saja. Bahkan melarangnya pun tak bisa. Pemilu masih setahun lagi, Anis Matta telah muncul di televisi nyaris setiap detik, bersama seruannya, bersama getar suaranya, bersama airmatanya…..! Itu adalah pertanda alam yang sangat nyata! Soal bersalah atau tidak, terbukti melakukan kejahatan atau tidak, itu tak seberapa penting jika ukurannya adalah hukum buatan manusia. Cipta karsa manusia terlalu naif untuk memahami hakekat kebenaran yang sesunggguhnya. Dunia ini panggung sandiwa...