Langsung ke konten utama

PKS Kedatangan Tamu Istimewa di DPP


Jakarta: Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Hidayat Nur Wahid merasa senang kedatangan tamu dari beberapa Organisasi Massa (Ormas) Islam yang sengaja datang ke DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan untuk memberikan dukungan terhadap perjuangan PKS.

Pasalnya, sejak Luthfi Hasan Ishaaq terjerat kasus dugaan suap terkait pemberian rekomendasi kuota impor daging kepada Kementerian Pertanian dan saat ini ditahan KPK, PKS kerap kali dihujani berbagai macam kritik.

"Kami senang, PKS hari ini kedatangan tamu yang bukan dari PKS khusus mendukung perjuangan PKS. Mereka mengatakan kepada kami, bahwa apa yang terjadi bisa menjadi instrospeksi PKS agar tetap maju dan tak menyerah melawan korupsi," ujar Hidayat di DPP PKS, Jakarta, Senin (4/2).

Organisasi Massa yang diketahui datang ke PKS antara lain, MIUMI (Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia), Muhammadiyah, dan Ormas Islam lainnya yang berasal dari Indonesia bagian Timur. “Ya, itu menggembirakan bagi kami di tengah begitu banyak kritik PKS. Kritik itu pula mendewasakan kami,” imbuhnya.

Hidayat juga mengatakan, rapat yang dilakukan di DPP PKS hari ini adalah untuk membahas terkait program-program konsolidasi. Berbicara soal konsolidasi, pihaknya juga menambahkan Presiden PKS yang baru yakni Anis Matta dalam dua hari ke depan akan melakukan kunjungan kerja ke luar Jawa untuk melakukan konsolidasi ke sejumlah daerah.

"Satu atau dua minggu ke depan, Presiden PKS akan mengunjungi para kader dan simpatisan PKS di daerah-daerah. Tentunya beliau akan memastikan kepada mereka bahwa PKS masih dan tetap pada komitmennya sebagai partai yang bersih," tandasnya.

Secara terpisah, Wakil Ketua MIUMI (Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia), M Zaitun mengatakan MIUMI dan Muhammadiyah berkunjung ke DPP PKS untuk menyampaikan keprihatinannya atas kasus yang menimpa Mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.

"Kemarin memang kami sudah telpon mau ke sini, mau menyampaikan prihatin atas apa yang terjadi sekaligus bertemu dengan Pak Anis. Kadang sesuatu yang buruk mesti terjadi untuk membawa manfaat kepada kita, kan? Saya percaya apa yang terjadi pada PKS tidak membuat partai ini terpuruk," pungkasnya.

*http://www.metrotvnews.com/mobile-site/read/news/2013/02/04/128629/PKS-Kedatangan-Tamu-Istimewa-di-DPP

Komentar

Paling Populer

Cara PKS Mengatasi Masalah )I( by Mahfudz Siddiq

Tidak seperti dugaan sebagian pengamat bahwa munculnya kasus penangkapan Luthfi Hasan Ishaq (LHI) akan membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhenti, setidaknya, untuk sementara. Faktanya, PKS justru bergerak lebih cepat. Bagaimana cara PKS melewati masalah? Berikut ini Mahfudz Siddiq membeberkannya dalam kulwit #carakami: 1- saat terima kabar kasus LHI, hari itu kami himpun semua info. Trmsk klarifikasi langsung dari LHI, Presiden PKS. #carakami 2- ini prinsip "memahami persoalan adl setengah dari solusi". Lalu hari itu juga para pimpinan PKS musyawarah, trmsk LHI. #carakami 3- orientasi musyawarah kami adalah menjaga kebaikan bersama, dan meminimalkan kerusakan yg bisa timbul. Kesadaran kolektivitas. #carakami 4- kami dpt info kasus LHI akan dikembangkan sdmkn rupa. Ada nuansa politik & hukum. Ya, politik mmg kompetisi dan pertarungan. #carakami 5- sikap kami: tdk akan biarkan siapapun siapkan lorong panjang untuk PKS. Kami hrs sgr ambil ke...

Belajar Dari Kasus Hukum Misbakhun, Menengok Kasus Ustad Luthfi Hasan Ishaq

Jika ingin tahu betapa jahatnya konspirasi politik, maka bertanyalah pada MISBAKHUN. Jika ingin tahu betapa dahsyatnya fitnah dan propaganda media, maka bertanyalah pada MISBAKHUN. Mantan anggota DPR dari Fraksi PKS Misbakhun adalah korban kriminalisasi politik dan konspirasi media. Perjuanganya dalam mengungkap skandal CENTURY (pansus century) yang melibatkan penguasa telah mengantarnya kedalam penjara pada 26 April 2010 silam. Dia dilaporkan oleh Staf Kepresidenan Andi Arif atas dugaan penggunaan LC fiktif. Saat itu Misbakhun dituntut 8tahun penjara. Disaat banyak telunjuk menghakimi dirinya dengan tuduhan korupsi, disaat makian dan sumpah serapah datang bertubi-tubi, maka pada saat itu juga Misbakhun mencoba bangkit berjuang, dia ingin membuktikan bahwa dirinya tidak melakukan apa yang orang-orang dituduhkan. Dalam terali besi dia terus berjuang menuntut keadilan yang telah dirampas penguasa, melawan tekanan-tekanan politik yang semena-mena. Dengan ber...

Recovery PKS vs Recovery Partai Demokrat

Tulisan seorang akademisi di kotanya Jokowi, "Mendengarkan pidato penyelamatan partai demokrat malam ini, terasa sekali bedanya dgn PKS. Demokrat dan PKS sama-sama mengalami prahara, tapi strategi penanganannya jauh berbeda. Jika Demokrat kerisauan elit partai atas turunnya elektabilitas mendesak sBY segera turun tangan, di PKS pemicu penyelamatan lebih berat lagi dengan adanya konspirasi tirani kekuasaan.. Jika Demokrat butuh waktu berbulan-bulan utk mengambil keputusan penyelamatan yg juga masih menggantung, PKS cuma butuh waktu 2 hari utk recovery dan berlari kembali dengan semangat menggunung.. Jika di Demokrat Ketua Dewan Pembina dan Ketua Majelis Tinggi Demokrat yg juga merangkap sbg Presiden RI terpaksa harus turun gunung menyelesaikan kemelut, di PKS cukup dengan Sekjen Partai yg rela melepas jabatannya utk berjibaku membakar semangat kader dan membuat publik salut.. Jika Demokrat butuh 8 langkah teknis sbg strategi (ini bahkan lebih dari jatah nomor...