Allah telah memberikan ketetapannya, akan tetapi kita diberikan potensi dan pilihan dalam hidup ini. Yang perlu kita lakukan adalah mengoptimalkan potensi diri kita dan memilih yang terbaik dari pilihan-pilihan yang tersedia. Semua kembali kepada diri masing-masing..
إنّ الاخ الصادق لابدّ ان يكون مربيا
Inna al Akh Ash Shadiq Laa Budda An Yakuuna Murobbiyan
(Ust. Dr. Abdullah Qadiri Al Ahdal)
Ungkapan di atas merupakan pengingat sekaligus motivasi untuk para aktivis dakwah untuk selalu berbenah diri. Karena untuk menjadi murobbi, berarti tidak hanya sholih, dia juga harus memiliki karakter mushlih. Karakter sholih mushlih disertai evaluasi diri yang kontinu, dibarengi dengan perbaikan terus menerus, serta permohonan isti'anah kepada Allah secara sadar adalah upaya ruhiyah seorang pemuda Islam.
Dalam rangka menggemakan kembali semangat ruhiyah di tengah lingkungan da'wah yang tidak familiar di Pakistan, PIP PKS kemudian mengadakan kembali Seri Dauroh Murobbi yang diperuntukkan kepada para calon murobbi potensial serta murobbi yang sudah membina sebagai bentuk pengokohan. Dauroh Murobbi 1 (DM01) diadakan di rumah masul PIP di I-10/2 Islamabad pada hari Senin, 1 Mei 2017 bertepatan dengan libur hari buruh internasional.
Peserta yang hadir sejumlah delapan orang dengan komposisi lima pria dan tiga wanita. Pembicara pada sesi pertama ini adalah Ust. Masturi, alumni IIU Islamabad sekaligus pembimbing kami semua dan dilakukan melalui video conference. Pengalaman beliau sebagai murobbi ditambah dengan pengenalan akan kondisi da'wah di Islamabad merupakan nilai tambah bagi DM kali ini.
Pada kesempatan ini Ust. Masturi menyampaikan mengenai fokus-fokus tarbiyah, yaitu: mafahim dan suluk. Fokus tarbiyah menjadi dasar dari seri DM ini sebagai bekal kematangan untuk para peserta dauroh serta memahami target tarbiyah.
Mafahim dapat diterjemahkan sebagai 'pola pikir' yang dijadikan patokan baik dalam proses da'wah 'ammah, khoshshoh, maupun robthul 'aam, dan merupakan hal yang sangat penting. Terdapat tiga mafahim yang menjadi fokus tarbiyah, yaitu: 1. Mafahim Al Aqiidah; terdapat dalam rukun iman - dan harus disampaikan secara baik dan benar, al ilmu al munafii’ lil jahaalah, al yaqiin al munaafi’ lisyak, al qobuul al munaafi’ li radd; 2. Mafahim Al Fikroh Al Islamiyyah yang murni (shomiimah), jangan sampai mutarobbi kita muslim tapi fikrohnya liberalis, atau sosialis, atau sekuler (Islam tidak akan dijadikan way of life); dan yang terakhir adalah: 3. Mafahim Al Minhaaj (metodologi) memahami Islam secara aplikatif: 1. manhaj Islam al asasi (pokok); tidak akan berbeda dalam yang asasi; 2. manhaj Islam al ‘amaly (aplikatif); berbeda2 dalam setiap organisasi keIslaman (boleh berbeda).
Fokus tarbiyah yang berikutnya adalah As Suluuk; ikhwah tidak bisa hanya dengan ilmu tanpa amal. As Suluuk dibagi menjadi tiga, yaitu: 1. As Suluuk AtTa’abbudi – perilaku ibadah dengan benar, dengan ilmu, terjelma dalam rukun Islam; 2. As Suluuk Al Ijtima’I – perilaku sosial; harus bagus dalam sosial (tidak ibadah saja) à mua’amalah (hubungan laki-laki dan perempuan, no riba, waris, dsb); akhlaq (moralitas); dan 3. As Suluuk AtTanzhimi – mutarobbi menjadi bagian dari aktivis dakwah; da’i yang sukses adalah da’i yang datang tanpa masalah, merubah tanpa diketahui, dan pergi dengan meninggalkan kader da’i yang meneruskan dakwahnya. Yang tidak sukses adalah yang ketika dia pergi, dakwah pun pergi; Rasulullah meninggalkan 100 ribuan orang du’at à poinnya: indhibath, iltizam; à siap menjadi jundi dan qiyadah; jundiyah thoriiqun ilal qiyadah; ada rasa tanggung jawab, rasa ukhuwah yang terbentuk melalui halaqoh tarbiyah.
Sesi pertama DM ini kemudian ditutup dengan tanya jawab dan diakhiri dengan sholat dzuhur berjama'ah di masjid dan makan siang bersama. Acara dimulai agak terlambat dikarenakan terdapat kendala komunikasi dan sound system, akan tetapi ketika sudah dimulai, materi tersampaikan dengan lancar. Harapan kami, para peserta mendapatkan pencerahan awal mengenai tarbiyah dan memiliki gambaran yang lebih jelas untuk mencapai target tarbiyah.
Terdapat empat sesi materi yang kami siapkan dalam DM kali ini, dan in syaaaLlah akan dilaksanakan dalam semester awal 2017 ini. AhB@2017
Komentar
Posting Komentar