Langsung ke konten utama

Pidato Presiden PKS Anis Matta di Surabaya



Bismillahirahmaanirrahiim

Alhamdulillahiladzi faradlol jihada ‘alal muslimin wa ja’alahu manata ‘izzihim wa rif’ihim. Asyhadu an laa ilaha illallah wahdahu laa syarikalahu syahaadatan shidqin wa haq wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu mab’ustu rahmatan lil ‘alamin. Allahumma sholli wa salim ‘ala hadza nabiyyil karim aladzi addal amaanah wabalaghol risaalah wa nashohal ummah wa jaahada fillahi haqqa jihaadi wa ‘ala aali baitil athhar wa ashhaabihil abraar alladzina aamanu bihi wa shoddaqu bimaa ja`a bihi wa saaru’ala nahjihi waqtada'u bi sunnatihi wa ‘ala man ja`a bi man mina taabi’ina wa taabi’ihim wa ‘ala kulli man shoro ‘ala nahjihim bi ihsanin ila yaumiddin. Fa yaa ma’syarol ikhwani wa akhawati jami’an uhayyikum bi tahiyyatil islami kholidah wa tahiyyatul Islami salam.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kata pertama yang ingin saya sampaikan kepada antum semuanya adalah bahwa saya mencintai antum semua, inni uhibbukum fillah. Saya juga ingin menyampaikan salam cinta dari Ketua Majelis Syuro KH. Hilmi Aminuddin kepada antum semua, juga salam cinta dari ustadz Luthfi Hasan Ishaq kepada antum semua, kita berdoa semoga Allah SWT memudahkan urusannya insyaAllah.

Saudara-saudara sekalian, saya berharap antum mengikuti semua orasi yang saya sampaikan mulai dari pelantikan saya sebagai Presiden kemudian ceramah di Bandung kemudian di Medan dan di Jogja kemaren, karena semuanya di-upload ke Youtube, sudah nonton? Jadi saya tidak akan mengulangi apa yang saya sampaikan dalam ceramah-ceramah itu.

Saya sudah menyampaikan 3 syarat untuk keluar dari krisis; meminta pertolongan kepada Allah, memperkuat persaudaraan ukhuwah dan bekerja keras. Masih ingat? Saya juga telah menyampaikan 3 sumber inspirasi. Satu dari kisah Nabi Yusuf waktu beliau berada dalam sumur karena jarak antara sumur dan istana terlalu dekat. Masih ingat? Sumber inspirasi kedua adalah dari kisah Rasulullah SAW dalam tiga situasi; Satu setelah wafatnya Khadijah dan Abu Thalib dan turunnya surat adh-Dhuha wal Insyirah, Kedua adalah peristiwa kekalahan dalam perang uhud dan serangan-serangan kepada kabilah-kabilah di sekitar Madinah 3 hari setelah kekalahan itu sebelum orang-orang kabilah-kabilah itu berpikir bahwa kaum Muslimin sudah lemah di Madinah setelah kekalahan itu, dan yang Ketiga adalah peristiwa antara Mu’tah dan Yarmuk karena itu jaraknya juga sangat dekat. Kemudian sumber inspirasi yang ketiga adalah saya menganjurkan antum semuanya menonton film Mission Imposible IV. Sudah nonton? Mission Imposible keempat karena kita akan memasuki pemilu yang keempat; judulnya Ghost Protocol, "no plan, no backup, no choice", ada yang tambahin no problem.

Kemudian saya juga menyampaikan 3 prinsip, 3 prinsip kerja kita untuk keluar dari kemelut ini yang kemaren saya sampaikan di Jogja. Mudah-mudahan antum juga sudah mendengarkan hal ini. Saya kira kalau antum mendengarkan hal ini antum pasti mendapatkan sumber kepercayaan diri lagi, betul tidak? Yang saya gambarkan ini. Tapi saya lihat ikat kepala ini kan seperti ikat kepala mau hara kiri, tapi ternyata tulisannya adalah Saatnya Kita Naik. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.

Apa yang kita lakukan kalau orang lain menganggap kita tidak akan sanggup naik dan kita juga mungkin punya perasaan bahwa kita tidak tahu jalannya untuk naik. Apa yang kita lakukan?

Saya ingin menyampaikan tiga hal yang harus kita lakukan untuk itu; tiga hal, angkat tangannya tiga. Tiga hal yang harus kita lakukan kalau kita menemukan satu kenyataan di mana kita ragu-ragu sendiri dan belum tahu jalannya dan orang lain di luar sana tiap hari mendoktrin kita kalau kita memang tidak mampu. Tiap hari ada saja orang yang teriak bahwa PKS tidak akan mampu untuk naik. Iya kan?

Nah ikhwah sekalian, 3 hal yang harus kita lakukan ini; PERTAMA adalah berpikirlah terus tentang tujuan yang ingin kita capai, target yang ingin kita raih baik waktu kita bangun maupun waktu kita tidur. Kalau waktu kita bangun saya kira antum semua tahu caranya kan? Kalau waktu kita tidur itu bagaimana? Salah satu teori tentang mimpi itu adalah mimpi itu adalah kesinambungan dari pikiran yang kita bawa sebelum kita tidur. Jadi kalau satu masalah terus-menerus kita pikirkan itu pasti mengikuti. Kalau antum terus-menerus memikirkan target yang ingin kita capai, insyaAllah target itu masuk ke dalam mimpi.

Saya ingin kasih contoh satu sejarah. Waktu kaum muslimin pasukan kaum muslimin sampai mau masuk ke Qodisiyah, mau masuk ke Persia, mereka dihalangi oleh sungai. Orang-orang Jazirah yang datang dari gurun ini tidak tahu berenang, tinggal di gurun. Kuda-kuda yang mereka tunggangi itu juga tidak tahu cara berenang. Cuma ini harus dilewati. Bagaimana caranya? Akhirnya mereka bangun tenda di tepi sungai duduk-duduk dan tidak tahu apa yang harus mereka lakukan, mereka duduk tiap hari di situ, sungai itu dilihat-lihat ditatap-tatap terus-menerus bagaimana caranya melewati sungai ini. Kudanya juga tidak berani melewati sungai itu, tapi harus dilewati. No Choice, harus dilewati tidak ada pilihan lain tapi mereka tidak tahu caranya. Nah, inilah yang disebut dengan ‘amaliyatul istishal' kita mencari ilham dari Allah SWT. Karena yang mereka pikirkan adalah targetnya yang di ujung sana, maka pikiran ini terbawa di dalam mimpi mereka.

Pada hari ketiga, bukan hanya satu, beberapa orang di antara mereka itu bermimpi, mereka melihat diri mereka berjalan di atas sungai, berjalan di atas air dan mereka melihat kuda-kuda mereka bergerombolan menyeberangi sungai. Nah, dari situ mereka dapat pengetahuan baru. Pengetahuan itu mengatakan, bahwasannya kuda gurun yang tidak biasa berenang itu takut kalau mereka berenang sendiri, tapi kalau mereka berenang ramai-ramai dia tidak takut. Maka kuda itu dijejer-jejer, dibuat berbaris, kemudian didorong dan kemudian ternyata mau kuda itu lalu mereka berjalan di atas kuda-kuda berenang sampai ke seberang sana. Itulah yang dimaksud oleh Allah SWT, wattaqullah wa yu’allimukumullah, bertakwalah kepada Allah niscaya Allah akan mengajarkan kepada kamu ilmu-ilmu yang baru.

Sekarang mungkin antum belum tahu caranya bagaimana kita naik, kita sudah ada di dalam sumur dan kita belum tahu caranya untuk naik, tapi pikirkan saja terus bagaimana caranya naik, terus-menerus. Kalau tiap hari antum ngobrol waktu makan, yang kita obrolin adalah bagaimana caranya kita naik, nanti mau tidur ngobrol lagi sama istri bagaimana caranya kita naik, besok lagi ketemu anak ngobrol lagi bagaimana caranya kita naik, semua orang antum ajak ngobrol bagaimana caranya kita naik, insyaAllah nanti ketemu dalam mimpi, pasti ada caranya, pasti ada caranya.

Yang KEDUA ikhwah sekalian, cara kedua yang harus kita lakukan kalau ada satu penghalang yang nampak terlalu berat bagi kita dan saya kira inilah yang diasumsikan orang penghalang besar bagi PKS untuk naik, itu namanya citra, iya kan? Itu yang dipikirkan orang. Antum tahu caranya bagaimana melampui penghalang seperti itu. Tebarkan kepada orang tekad yang ada di dalam diri kita bahwa kita musti melampaui ini. Jangan orang melihat di dalam diri kita keragu-raguan. Tekad itu harus menyebar, aura kemenangan itu harus kita sebarkan kepada orang sebab itulah yang menakutkan. Itu yang akan menakutkan orang.

Dalam perang Qinnasrin di Palestin, pasukan Salib itu dilindungi oleh benteng yang sangat kuat saat itu dan tidak ada dari kaum Muslimin yang melewati itu. Karena tidak bisa melewati itu, berbulan-bulan dikepung tidak ada hasilnya, akhirnya dilakukanlah perundingan antara Khalid dan pasukan musuh yang ada di dalam benteng itu. Waktu perundingan itu terjadi, mereka memberikan air kepada Khalid yang sudah diracuni. Dan Khalid tahu bahwa air ini ada racunnya. Tapi Khalid tahu ini jugalah pintu masuknya. Jadi di depan para Pendeta itu, diambil air itu, lalu dia baca bismillahiladzi laa yadhurru ma’asmihi syai’un fil ardly wala fi sama`, dia minum air itu wajahnya merah sebentar setelah itu kembali normal. Para Pendeta itu mengatakan; diracun saja tidak mati, tidak ada gunanya melawan orang ini. Akhirnya mereka menyerah.

Tekad seperti itu harus sampai kepada orang. Bagaimana caranya sampai? Pastikan bahwa semua orang yang antum temui melihat sorotan mata singa di dalam mata antum semuanya. Allah akbar, Allah akbar, Allah akbar, Allah akbar, Allah akbar, Allah akbar, Allah akbar, Allah akbar, Allah akbar. Jangan ada orang melihat keraguan di mata antum semuanya. Kalau antum punya perasaan tidak enak, jangan keluar rumah. Supaya begitu antum keluar rumah, banyak orang lihat dari mata antum hanyalah sorot mata kepastian.

Cara yang KETIGA adalah membidikan sasaran tembak secara jelas, membidikan sasaran tembak secara jelas. Waktu perang gajah itu berlangsung, perang Qodisiyah berlangsung, mereka ini tidak punya pengalaman melawan gajah. Jadi pasukan kuda maju menyerang, kuda itu diinjak-injak oleh gajah. Akhirnya korban dari kaum Muslimin itu banyak. Balik lagi mereka musyawarah, bagaimana caranya mereka melawan gajah, susah bener bukan hanya gajahnya yang besar tapi jumlahnya juga banyak, bagaimana cara berhadapan dengan gajah itu. Mereka diskusi terus, komandan pasukannya adalah Sa’ad bin Abi Waqqash. Sampai mereka mempelajari tentang gajah, di mana kelemahannya gajah itu.

Akhirnya mereka menemukan kelemahannya, bahwa ternyata kelemahannya itu ada satu; yaitu ada di matanya. Kalau kita memanah dan panah itu kena ke matanya, gajah itu akan berbalik berontak dia, dia tidak akan maju dia akan balik. Nah, karena mereka tahu data itu, kesimpulan itu, maka kaum muslimin mengambil kesimpulan bahwa yang harus maju ke medan tempur itu bukanlah pasukan berkuda, yang diperlukan adalah pasukan panah. Besoknya pasukan kuda ditarik semuanya, biar maju pasukan panah. Begitu gajahnya maju, dipanah kena matanya, nah ngamuk itu gajah berbalik dan waktu dia berbalik yang diserang adalah tuannya sendiri, yang diserang adalah tuannya sendiri. Itulah rahasia dari kemenangan kaum Muslimin di dalam perang Qodisiyah ini. Sekarang antum tahu bagaimana cara membuat gajah berbalik, supaya menyerang tuannya sendiri? Saya mau bertanya, coba ulangi, antum tahu bagaimana membuat gajah menyerang tuannya sendiri? Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.

Ikhwah sekalian, setelah acara ini selesai, keluarlah dari ruangan ini cari masjid yang besar tempat antum sholat Ashar berjama’ah. Biarkan orang lain melihat bahwa ada sorot mata kepastian dari mata antum semuanya. Sekali lagi, biarkan orang lain melihat ada sorot mata kepastian dari sinar mata antum semuanya, dan besok-besok insyaAllah mereka akan tahu, sekarang antum sudah tahu bagaimana caranya membuat gajah itu berbalik menyerang tuannya sendiri. Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh




Sumber: PKS Piyungan

Komentar

Paling Populer

Cara PKS Mengatasi Masalah )I( by Mahfudz Siddiq

Tidak seperti dugaan sebagian pengamat bahwa munculnya kasus penangkapan Luthfi Hasan Ishaq (LHI) akan membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhenti, setidaknya, untuk sementara. Faktanya, PKS justru bergerak lebih cepat. Bagaimana cara PKS melewati masalah? Berikut ini Mahfudz Siddiq membeberkannya dalam kulwit #carakami: 1- saat terima kabar kasus LHI, hari itu kami himpun semua info. Trmsk klarifikasi langsung dari LHI, Presiden PKS. #carakami 2- ini prinsip "memahami persoalan adl setengah dari solusi". Lalu hari itu juga para pimpinan PKS musyawarah, trmsk LHI. #carakami 3- orientasi musyawarah kami adalah menjaga kebaikan bersama, dan meminimalkan kerusakan yg bisa timbul. Kesadaran kolektivitas. #carakami 4- kami dpt info kasus LHI akan dikembangkan sdmkn rupa. Ada nuansa politik & hukum. Ya, politik mmg kompetisi dan pertarungan. #carakami 5- sikap kami: tdk akan biarkan siapapun siapkan lorong panjang untuk PKS. Kami hrs sgr ambil ke...

Belajar Dari Kasus Hukum Misbakhun, Menengok Kasus Ustad Luthfi Hasan Ishaq

Jika ingin tahu betapa jahatnya konspirasi politik, maka bertanyalah pada MISBAKHUN. Jika ingin tahu betapa dahsyatnya fitnah dan propaganda media, maka bertanyalah pada MISBAKHUN. Mantan anggota DPR dari Fraksi PKS Misbakhun adalah korban kriminalisasi politik dan konspirasi media. Perjuanganya dalam mengungkap skandal CENTURY (pansus century) yang melibatkan penguasa telah mengantarnya kedalam penjara pada 26 April 2010 silam. Dia dilaporkan oleh Staf Kepresidenan Andi Arif atas dugaan penggunaan LC fiktif. Saat itu Misbakhun dituntut 8tahun penjara. Disaat banyak telunjuk menghakimi dirinya dengan tuduhan korupsi, disaat makian dan sumpah serapah datang bertubi-tubi, maka pada saat itu juga Misbakhun mencoba bangkit berjuang, dia ingin membuktikan bahwa dirinya tidak melakukan apa yang orang-orang dituduhkan. Dalam terali besi dia terus berjuang menuntut keadilan yang telah dirampas penguasa, melawan tekanan-tekanan politik yang semena-mena. Dengan ber...

Recovery PKS vs Recovery Partai Demokrat

Tulisan seorang akademisi di kotanya Jokowi, "Mendengarkan pidato penyelamatan partai demokrat malam ini, terasa sekali bedanya dgn PKS. Demokrat dan PKS sama-sama mengalami prahara, tapi strategi penanganannya jauh berbeda. Jika Demokrat kerisauan elit partai atas turunnya elektabilitas mendesak sBY segera turun tangan, di PKS pemicu penyelamatan lebih berat lagi dengan adanya konspirasi tirani kekuasaan.. Jika Demokrat butuh waktu berbulan-bulan utk mengambil keputusan penyelamatan yg juga masih menggantung, PKS cuma butuh waktu 2 hari utk recovery dan berlari kembali dengan semangat menggunung.. Jika di Demokrat Ketua Dewan Pembina dan Ketua Majelis Tinggi Demokrat yg juga merangkap sbg Presiden RI terpaksa harus turun gunung menyelesaikan kemelut, di PKS cukup dengan Sekjen Partai yg rela melepas jabatannya utk berjibaku membakar semangat kader dan membuat publik salut.. Jika Demokrat butuh 8 langkah teknis sbg strategi (ini bahkan lebih dari jatah nomor...