JAKARTA (12/9) –
Perwakilan dari Pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di 22 negara yang
tergabung dalam Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS menghadiri
Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 PKS yang diselenggarakan pada 14-15
September 2015 di Hotel Bumi Wiyata, Depok.
Zayd salah satu
pengurus PIP PKS Turki yang akan datang pada Munas ke-4 PKS mengatakan telah
melakukan persiapan menjelang ajang akbar tersebut. Di antaranya dengan
menjaring aspirasi kader di Turki.
“Persiapan yang
dilakukan PIP PKS Turki kali ini adalah dengan menjaring aspirasi kader
khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk disampaikan ke pusat,” terang Zayd.
Zayd menjelaskan salah
satu aspirasi yang akan disampaikan adalah agar PKS menyusun visi perbaikan
negeri dengan bahan bakar para kader intelektual yang tersebar di dalam dan
luar negeri.
“Agar para kader yang
tergabung di PIP Luar Negeri belajar sistem yang baik dari negara tempat ia
tinggal. Untuk kemudian diadopsi, diperbaiki, dan terapkan sekembalinya ke
Indonesia,” ujar Zayd.
Abdurrahman Sasmita
selaku perwakilan PIP PKS Australia yang hadir di Munas ke-4 PKS
menjelaskan respon para kader di Australia sangat positif terkait kepemimpinan
PKS yang baru.
“Dengan terpilihnya
Ketua Majelis Syuro dan Presiden PKS yang baru, ada harapan besar bahwa PKS
akan punya semangat baru. Respon kader di Australia pun sangat positif dengan
kepengurusan baru ini, terlihat dari reaksi mereka di berbagai media sosial
bahkan berpartisipasi di program Galibu (Gerakan Lima Puluh Ribu),” jelas
Abdurrahman.
Sekembalinya dari
Munas ke-4 PKS ini pun para delegasi PIP PKS dari berbagai negara tersebut akan
mensosialisasikan amanat munas kepada seluruh kader di luar negeri.
“Setelah menghadiri
Munas ini, kami akan mensosialisasikan hasil munas keseluruhannya kepada kader,
sehingga kader paham dengan visi misi PKS 5 tahun ke depannya dan bisa
merealisasikannya secara bersama-sama,” ujar Bendahara merangkap Sekretaris PIP
Jerman, Alfaferi.
Kader PKS dari 22 negara
yang akan menghadiri Munas tersebut berasal dari negara Mesir, Qatar, Arab
Saudi, Kuwait, Belanda, Jepang, Taiwan, Inggris, Malaysia, Pakistan, Sudan,
Brunei, Jordan, Australia, Turki, Jerman, Singapura, Thailand, Korea Selatan,
Amerika Serikat, Uni Emirates Arab dan Hongkong.[]

Komentar
Posting Komentar