Langsung ke konten utama

Chai Khana 03: Sejarah Islam: Spion Masa Kini dan Alat Masa Depan (Part 2)

TERMIN PERTAMA


1.Bagaiamankah menurut pemateri tentang pandangan politik di indonesia ? Apakah sudah memasuki kejayaan atau justru menjadi alat untuk saling menjatuhkan ?


Jawaban
Jangankan tentang politik kita, tentang negara kita bernama Indonesia saja, walaupun usianya sudah 72 tahun, untuk ukuran menjadi peradaban, masihlah seusia bayi. Mudaaa sekali. Menjadi negara kita baru sebentar, maka berpolitik kita pun masih mencari-cari dan belum "klik."

Masalah perpolitikan Indonesia ini tidak lepas dari pengaruh geopolitik dunia. Indonesia memang Indonesia, namun ia seperti papan catur yang ditentukan oleh banyak sekali domain.

Perjalanan politik kita masih panjang. Selama preferensi memilih masih karena emosional dan karena janji-janji dan money politik, maka satu jawaban yang pasti; proses kita menuju kematangan berbangsa dan bernegara masih butuh masa

2. Dan bahagimanakah peran mahasiswa agar dapat kembali bersemangat dalam melek sejarah sedangkan  kualitas membaca sangat sedikit


Jawaban
Sebenarnya mahasiswa ini punya peluang besar menjadi aktor sejarah. Sayang, sekarang semangatnya hanya sampe wisuda. Setelah wisuda ya "wis udah" 😅

Yang kita butuhkan bukan sarjana. Yang kita butuhkan adalah jiwa pembelajar. Sarjana Belajar sampai dapat toga. Mental pembelajar akan belajar sampai bertemu pencipta.

Apalagi tentang sejarah, mesti ada gerakan masif di kalangan masyarakat Indonesia yang fokus mengenalkan sejarah islam dan Sejarah Indonesia pada kawula muda. Ini PR besar.

Satu kuncinya: ga mau baca, ga akan naik tangga

3.bismillah izin bertanya bang edgar kita.sebagai  pemuda (agen of change) ,yang seharusnya menjadi pembaharu untuk membangkitkan islam,namun dari beberapa realitanya msh banyk pemuda yang berseteru maslah pemahaman perberadan fiqh bahkan menutup diri untuk membaur kepada muslim yang lain, bagaimana kita sebagai pemuda untuk mengubah persepsi seperti itu?dan bagaimana membangkitkan rasa kepekaan kita pemuda /remaja muslimin untuk lebih peka dengan keadaan yang sekarang?


Jawaban

Anak-anak muda ini terlalu dini berkomentar padahal ilmunya belum mapan. Masalah tauhid saja belum rampung, eh sudah membahas golongan itu sesat dan golongan sana sesat.

Ini masalah kita, kata "tidak tahu" sudah hilang dari kamus berpikir kita.

Itulah pentingnya belajar agama, atau apapun, dengan guru. Orang-orang yang hanya belajar dari YouTube dan buku-buku tanpa guru, maka setanlah gurunya, begitu kata salah satu Ulama.
.
.
Mengatakan “tidak tahu” merupakan kekuatan tersendiri yang tidak dimiliki semua orang. Sebab ia butuh kejujuran dan tanggungjawab. Ia butuh keluasan hati dan sikap ksatria.

Betapa banyak manusia zaman ini yang baru belajar sedikit, namun kalimat “tidak tahu” sudah hilang dari kamus bicaranya. Semua persoalan ia komentari, semua pertanyaan ia jawab. Masalahnya adalah, jawabannya seringkali tak berdasar dan cenderung memunculkan problema baru.

Maka berdirilah nama Imam Malik di lembar sejarah untuk memberi teladan, sang ilmuwan masyhur itu dengan rendah hati pernah berkata “tidak tahu” pada beberapa permasalahan. Hingga dalam sebuah riwayat, beliau menjawab hanya 10 persoalan dari 70 pertanyaan yang diajukan murid-muridnya.

Sebab beliau sangat memahami, sangat mengerti, bahwa menyampaikan ilmu itu perlulah berhati-hati, penuh pemikiran yang matang dan kajian yang mendalam.

Maka berbahagialah kamu yang tak malu berkata “aku tak tahu”, dan di saat yang sama tetap bersemangat mengumpulkan mutiara berserakan di palung samudera ilmu.

-------------------------------

TERMIN KEDUA


1. ustadz edgar dengan penjelasan yang sangat luar biasa 🙏😊
Izinkan saya bertanya terkait sejarah, saya pernah mendengar dari salah satu sejarawan Indonesia Dr. Tiar Anwar tentang sejarah, bahwa sejarah itu tergantung siapa yang berkuasa pada waktu itu, artinya opini sejarah bisa di rubah sedemikian rupa tergantung apa yang menjadi kepentingan penguasa.
Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seseorang yang menyatakan bahwa bagaimana saya bisa tau tentang sejarah 65 tahun yang lalu padahal pada waktu itu saya belum tau, bagaimana kita tahu bahwa apa yang kita tahu bahwa sejarah itu benar? Di situ saya melihat adanya doktrin relativisme dalam sejarah dan kebenaran. Sebagaimana yang sedang dikampanyekan oleh kaum liberasime dan pluralisme.
Nah menjawab tantangan semacam ini kiranya apa yang perlu kita pertahankan sebagai argumentasi bahwa sejarah itu merupakan kebenaran yang mutlaq, khususnya Islam. Jazakallahu khoiron ustadz 😊


✅✅✅✅✅
Jawaban :

Sejarah yang mutlak hanya sejarah yang Allah tuangkan dalam Al Qur'an. Sejarah Umat Islam sendiri, kini banyak sekali orang-orang yang tak bertanggungjawab yang berusaha menodai kehebatan Sejarah Islam. Kita menyebutnya dengan "Ghuzat At Tarikh" (Pembelok Sejarah)

Seorang dosen Hadits Universitas Islam Madinah, memberikan sebuah perumpamaan dan nasihat yang sangat penting bagi kita. Al Qur'an itu, Allah yang jaga. Namun hadits dan sejarah Umat Islam, Allah amanahkan pada umat Islam agar menjaganya. Nah, menjaga keaslian sejarah Islam itu tanggungjawab kita semua. Nanti akan saya berikan beberapa list buku-buku sejarah Islam yang benar dan berdasarkan pada dalil-dalil yang kuat.

2. Apa bener stiap 100tahun sekali selalu ada seseorang yg menjadi pendobrak? Dihitung dr keruntuhan utsmani utk 100thun selanjutnya, yakni d tahun 2024. Ana udh ga sabar nunggu.
Trus bagaimana sih cara pola pikir org2 hebat dulu, macam halnya alfatih,solahuddin, hingga bs menggiring ummat dlm melakukan dakwah dijalan Alloh ni.
Yang ketiga
Sebenarnya Roma itu sudah ditaklukan belum sih? Soalnya saat ana baca buku Muhammad Alfatih karya ust.felix katanya belum ditaklukkan. Tp kata ummi ana sudah, kt bs baca disurat arrum lupa ayatnya


✅✅✅✅✅
List Buku Sejarah yang "sehat", untuk penanya kedua termin 2

1. Buku-buku Dr Raghib As Sirjani

2. Buku-buku Dr Ali Muhammad Ash Shalaby

3. Sirah Nabawiyah Ar Rahiq Al Makhtum Syaikh Shafiyyurrahman Al Mubarakfury

4. Karya-karya Khalid Muhammad Khalid

5. Loading, karya-karya terjemahan dari Jihad Turbani

✅✅✅✅
Jawabannya :
Memang benar ada hadits yang memberi tahu pada kita bahwa setiap 100 tahun akan Allah datangkan pembaharu yang memberikan pencerahan bagi Umat Islam.

Pembaharu ini bisa dalam bentuk manusia, kelompok, gerakan, organisasi, bahkan negara. Kira-kira sekarang sudah ada belum? Wallahu alam. Mungkin kita semua

Memiliki pola pikir seperti para pahlawan Islam itu cukup sederhana teorinya. Al Qur'an, hafalkan. Sejarah, pahami. Geografi, kuasai. Sastra, lancarkan. Itulah ilmu-ilmu pemimpin.

Ilmu agama, nomor satukan. Ibadah, gencarkan. Karena itulah syarat kemenangan.

3.Semoga Allah menjagamu. Saya mencari orang seperti antum, yang bisa memahami pola peradaban. Dalam kata lain algoritma ataupun diagram alir dari kehidupan. Mungkin bisa jelaskan peran apa bagi kaum muslimin, terutama yang masih kaum awam dan kurang paham mengenai sejarah. Dan berikan pandangan antum mengenai keadaan sekarang, apakah dalam keadaan nahdhah, tamkin, ataupun suquth ? Karena tidak jarang kaum muslimin tidak memahami keadaan mereka sendiri. Jazakallah


✅✅✅✅✅
✅✅✅✅✅
Jawaban untuk penanya ketiga di termin 2

Dimana Posisi Kita di Garis Naik Turun Peradaban Islam?

1. Dimana posisi kita di garis naik turun peradaban Islam? Nampaknya menjadi pertanyaan yang besar untuk direnungi dengan mendalam.

2. Kita sebagai Umat Islam secara global yang hidup di tahun 2017, 93 tahun setelah kekhalifahan Utsmani tumbang oleh Yahudi Mustafa Kamal.

3. Sebagai renungan, kejatuhan khilafah Utsmani tak lepas dari faktor internal; yakni jatuhnya moril dan akhlak umat Islam. Agama saat itu hanya dipandang sebagai formalitas, sedangkan ruh perjuangan sedang mati suri.

4. Judi disemarak sebagai simbol modernisme, wanita berlomba melepas jilbab, menuntut emansipasi semu yang ujungnya; rusaknya tatanan sosial. Koran Turki waktu itu menyebutkan bahwa judi dan miras adalah keharusan sebuah peradaban modern.

5. Segala hal inderawi yang berbau barat diambil; mode pakaian, gaya hidup, cara makan, membabi buta diikuti padahal itu tak patut ditiru.

"Dari sini", tulis Muhammad Quthb, "paham westernisasi yang menyerukan reformasi dengan cara Barat berupaya meniru Eropa dalam segala hal, maka mereka jatuh dalam kerusakan sebelum berusaha mengokohkan dirinya dengan kemajuan ilmu dan materi."

6. Apa yang terjadi di Turki -ibukota khilafah saat itu- berdampak sangat riskan bagi negeri sekitarnya, terutama Mesir dan wilayah Syam.

7. Rentang waktu 1920-1970an jadi episode terburuk; Islam ditinggal, tanah dijajah, dan kapitalis-komunis jadi alternatif pemikiran. Di Mesir berkembang sosialisme, di Suriah tumbuh liberalisme, begitupula negeri lain.

8. Itulah mengapa, jika kawan semua melihat film & drama produksi periode itu, tak akan ditemui wanita berjilbab. Yang ada perempuan perokok, lalu opera ala barat menjamur di ibukota kaum Muslimin.

9. "Tahun 1970, tak kutemukan satupun wanita berjilbab di Alexandria", tulis DR Musa Syarif. Jangankan Asia, Arab pun kala itu sangat jauh dari Islam.

10. "Israel pertamakali berdiri kokoh di Palestina, ketika pantai-pantai Gaza diramaikan oleh judi dan pelacuran, perempuan muslimah berlomba mengenakan topi ala ratu Inggris dan tinggalkan jilbab", tulis seorang Jurnalis.

11. Spirit Islam kembali kuat mulai kurun 80-an, ketika Syeikh Ahmad Yasin dengan 'Mujamma Al Islamy' mengubah perjudian menjadi rumah tahfidz, pantai menjadi tempat mengaji. Reformasi pendidikan dan ekonomi mandiri.

12. Di Turki muncul pemimpin shalih Adnan Mandares yang kembalikan Azan dalam bahasa Arab serta diam-diam melakukan Umrah (yang karena itu beliau dihukum mati oleh militer), Necmetin Erbakan penggagas persatuan negri muslim, Guru Spiritual seorang tokoh yang kini kita kenal dengan nama Erdogan.

13. Perlahan tapi pasti, penjajah tumbang, sekularisme kehilangan tempatnya di hati umat Islam.Semangat Islam jadi gagasan yang sangat fresh, alternatif segar dan menjanjikan.

14. Indonesia pun bisa jadi contoh, dulu wanita berjilbab dituduh ninja & teroris. Kini, subhanAllah, lebih banyak berjilbab dibanding yang tidak.

15. Di masa itulah generasi baru lahir. Generasi yang tak mengecap westernisasi buta, yang tumbuh saat modernitas dan agama berharmoni. Kita ada diantara mereka.

16. Menjawab pertanyaan kawan, "dimana kita sekarang? Jatuhnya atau bangkitnya?", maka jawabnya "kita ada dalam fase grafik naik setelah kejatuhan yang pilu."

17. Satu cover majalah Amerika mengambil foto seorang muslimah Indonesia berjilbab naik motor dan dibelakangnya ada konstruksi gedung. Unik?

18. Bagi kita itu fenomena biasa, namun itu bahaya bagi mereka. Foto itu menyiratkan makna; bahwa Umat Islam telah bangkit di era modern, sibuk membangun & makin religius!

19. Maka, kita di persimpangan sejarah ini mendapat sebuah momentum untuk mengenalkan pada dunia hubungan mesra Islam dan modernitas. "Bukan agama yang tunduk pada perkembangan zaman, melainkan adaptasi realita baru agar sesuai dengan agama."

20. Kekuatan baru telah lahir. Generasi muslim yang eksis dengan ilmu dan teknologi, logika dan sains, moderat dan di saat yang sama agamis. Saatnya isi momentum ini dengan keahlian kita masing-masing.

   @edgarhamas
-----------------------------------

TERMIN KETIGA

1. sesuai dg statement mengenai kebangkitan, dijelaskan bahwa biasanya kebangkitan itu terjadi setelah bencana atau musibah yang besar, menurut pemahaman saya mngkn saat ini indonesia sedang menuju fase nahdhah. Nah menurut ustadz sendiri apakah kondisi perekonomian yg carut marut dan kocar kacir khususnya di indonesia dan banyaknya berita2 mengenai kondisi saudi yg semakin memprihatinkan ini bisa sdh dikategorikan sebagai musibah? Atau musibah itu akan datang dalam bentuk bencana besar seperti tsunami dan sebagainya? Bila kebangkitan itu cirinya akan diawali dg musibah,itu artinya kita sdg dalam posisi menunggu kedatangannya.


✅✅✅✅✅
Jawabannya :
1. Bisa dibaca di tulisan yang saya share barusan (Dimana Posisi Kita di Garis Naik Turun Peradaban Islam?)

2. Saya setuju bahwa kita sedang mengalami musibah besar. Bahkan sangat besar. Apa parameter musibah itu?

Al Aqsha. Sekarang ada di tangan zionis. "Ketika jaya Al Aqsha, jayalah umat Islam. Ketika terhinakan al aqsha, terhinakan pula Umat Islam", kata Syaikh Ali Muqbil.

Musibah ini bukan musibah seperti gempa atau longsor dan sejenisnya. Melainkan musibah keruntuhan peradaban, kepemimpinan zalim, kemiskinan, kriminalitas, pendidikan yang merosot, umat kita yang kehilangan kedigdayaan di hadapan dunia. Itulah musibah sebenarnya.

Dan, ya...
Hard Time, created good leader.

Hard time creates strong leader
Strong leader creates good time
Good time creates weak leader
Weak leader creates hard time
And hard time creates strong leader
(Siklus peradaban)



2.apakah benar kejayaan dan keruntuhan peradaban islam ini akibat dari ilmu filsafat?


Dan Dalam masa Harun Ar Rasyid dan ayahnya- peradaban mwngalami kejayaan- apa sih aliran yang d anut masyakata dimasa harun ar rasyid itu-
karena dalam pertarungan sejarah umat islam tidak lain ada pertarungan aluran keyakinnan islama seperti halnya syiah- muktazulah- ahlussunah

✅✅✅✅✅
Jawabannya:

Filsafat adalah salah satu cabang ilmu yang diterjemahkan dari dunia pendidikan Yunani. Sejauh ini, memang filsafat memiliki kontroversi di dunia Islam. Bahkan Saudi Arabia melarang disiplin ilmu ini dipelajari di sekolah sekolah.

Namun di Al Azhar saya justru mempelajari bahwa, Filsafat itu adalah selayaknya pedang. Jika dipahami untuk mencari kebenaran, maka akan bingung. Namun jika dipelajari untuk membuktikan keberadaan Allah dengan logika, maka ia akan sangat bermanfaat. Tergantung bagaimana niat dan orientasi siapa yang mempelajarinya.

Saat itu di zaman Harun al Rashid, bahkan sebenarnya di sejarah umat Islam, kaum Asy'ari dan muktazilah selalu saja ada. Namun di masa Khalifah Harun, umat Islam berada dalam pemahaman yang benar sesuai petunjuk generasi salafus shalih.

3. bagaimana cara menghadapi dan mengatasi juga menyadarkan kebohongan sejarah yg telah mengakar yg telah dijadikan senjata untuk memanipulasi karakter dengan sebegitu halusnya oleh oknum2 yg tak bertanggungjawab karena ini sangat berpengaruh dan sudah mencapai tingkat yg memprihatinkan di masakini.


✅✅✅✅✅
Jawabannya :

Pelajari ilmu agama, terutama hadits dan kaidah-kaidah hadits (musthalah hadits) untuk mengetahui mana riwayat yang shahih dan mana yang palsu.

Dan untuk mempelajari sejarah, dari mana harus memulai?

Pertama, Mulailah dari Rasulullah ﷺ

Bacalah karakter Rasulullah ﷺ, kehebatannya, sifat-sifat beliau ﷺ yang diabadikan dalam Al Qur'an dan hadits. Penting: bacalah dengan sudut pandang kamu ingin mengenal seseorang yang kamu sangat menggemarinya. Buku-buku karya Ust Salim A Fillah akan menemanimu mengenal Rasulullah ﷺ dengan lebih bersahabat.

Kedua, kenali 10 Shahabat yang Dijamin Masuk Surga

Generasi Shahabat itu ada 100 ribu. Semuanya hebat-hebat, semuanya keren-keren, semuanya menggugah. Namun, ringkasannya bisa kamu dapatkan pada 10 sahabat yang dijamin masuk Surga. Mereka bukan nabi, bukan juga rasul, namun karakter dan perjalanan hidupnya akan mengilhami siapapun yang membacanya.

Saya jatuh cinta pada 10 Shahabat ini ketika buku "10 Sahabat yang Dijamin Masuk Surga" yang ditulis oleh Muhammad Ahmad Isa. Tidak tebal, tapi bagus sekali penyampaiannya.

Ketiga, generasi sahabat pada umumnya.

Selain 10 sahabat yang dijamin masuk surga, masih sangat banyak sahabat-sahabat Rasulullah yang membuat saya pribadi tergugah untuk selalu menjadi pribadi yang hebat. Salman Al Farisi misalnya, sang pencari kebenaran. Bilal misalnya, seorang yang kokoh dalam keyakinan. Khalid bin Walid, The Warrior. Amr bin Ash, sang diplomat ulung.

Untuk membacanya, selalu, buku yang saya usulkan ke teman-teman adalah Biografi 60 Shahabat Rasulullah ﷺ karya Khalid Muhammad Khalid.

Keempat, tentang Pahlawan-pahlawan Islam sepeninggal Rasulullah.

Ini dia, yang masih harus banyak digarap oleh para sejarawan muslim. Generasi emas umat Islam tidak hanya menjadi gelar sahabat saja. Nyatanya, para pahlawan yang hidup di zaman keemasan Islam adalah tokoh-tokoh yang sangat enerjik dan mengagumkan. Seperti Imam Syafi'i, Nizamul Mulk, Shalahuddin Al Ayyubi, Muhammad Al Fatih, dan banyak lagi.

Ada banyak buku-buku yang membahas tentang pahlawan Islam ini, saya tidak bisa memilihkan salah satunya, sebab saya masih jatuh cinta pada buku "Miah Udzama Ummatil Islam Ghayyaru Majra At Tarikh" (100 Tokoh Umat Islam yang Mengubah Sejarah) karya Jihad Turbani.

Teman-teman tapi masih bisa melihat terjemahan video-video Jihad Turbani dalam channel YouTube beliau, (جهاد الترباني) insyallah ada yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia walaupun belum semuanya.

Seperti yang kita ketahui, bahwasanya sistim pemerintahan di negara kita adalah demokrasi, dan NKRI.


4. Bagaimana menurut antum menanggapi pertanyaan masyarakat yang tetap teguh bahwa di indonesia negri kita, bisa juga mendirikan asas kekhilafahan.
Dan beranggapan, bawhasanya dengan ditutup nya beberapa ormas di indonesia, itu menghalangi dakwah penegakkan syariah islam.
Meskipun saya pribadi meyakini dan mempercayai bahwasanya ulama2 kami juga sudah memikirkan matang2 akan hal ini, bagaimana seandainya bila terjadi namun menurut antum bagaimana penjelasan yang tepat bila kita menemukan penanya yang demikian

Jawaban

Dalam ilmu dakwah dan fiqhnya, yang namanya dakwah itu mesti melihat pada realitas (واقع) agar menghindari pergesekan terlalu parah, dan agar dakwah tersampaikan dengan cara yang bijak dan bajik.

Siapapun yang melihat sejarah hidup Rasulullah ﷺ, maka akan menyimpulkan betapa soft langkah beliau dalam mengambil kebijakan yang berhubungan dengan sosial-politik.

Beliau berhati-hati, nafas panjang, namun kesabaran itu berbuah pada hasil yang sangat strategis.

Khilafah adalah idealisme dan identitas negeri muslim yang berumur ribuan tahun. Baru saja kandas 94 tahun yang lalu. Kini, umat Islam sedang berada dalam ketimpangan dan keadaan serba tidak pasti. Maka muncullah orang-orang dengan gagasan baru dan ijtihad baru. Terbangunlah republik kebangsaan, negara dan sistem-sistem yang dibangun oleh hukum manusia.

Nah, realitasnya, kita sekarang ada di zaman ini, dengan keadaan seperti ini, dimana mengumumkan perjuangan Khilafah itu sah-sah saja, namun akan menimbulkan kekagetan yang luarbiasa.

Itulah mengapa perlu langkah yang smooth, sebab banyak kepala umat Islam ini. Dan setiap kepala memiliki pikiran dan ide masing-masing. Pada suatu saat nanti, Rasulullah ﷺ memang sudah bilang Khilafah akan re-established kembali.

Namun bagaimana dengan sekarang? Semoga ayat ini jadi jawaban:

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

(Bahasa Indonesia)
Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

-Sura At-Tawbah, Ayah 105

Saya yakin pada janji Allah lewat lisan Rasulullah ﷺ bahwa umat Islam akan kembali pada "Khilâfah alâ minhaj an Nubuwwah"

Namun untuk saat ini, detik ini, saya memandang, saatnya mengisi pos-pos dakwah yang lebih membumi terlebih dahulu. Benahi yang terkoyak, jahit kembali yang robek, hias kembali yang berlumut. Jadikan Indonesia kita jaya dan makmur, dan di saat yang sama tetap pada rel spiritualitas yang agung.

Kita bisa, insyaallah

--------------------------------

PESAN UST EDGAR HAMAS


Saya cuma mau ngajak temen2, Setelah tau tentang betapa pentingnya sejarah untuk mengetahui di mana kita dan akan berada dimana kita,
Hal yang paling pertama-tama adalah; kita perlu tau apa saja yang akan membuat kita cinta pada sejarah

Inilah 3 Hal yang Akan Membuatmu Cinta Pada Sejarah

Pertama, dua pertiga Al Qur'an berkisah tentang sejarah, tentang kisah-kisah. Dan siapapun tahu, bahwa Al Qur'an tidaklah diciptakan melainkan untuk membimbing manusia menuju kesuksesan. Siapapun yang belajar dari sejarah, ia akan menemukan bahwa kemenangan dan kejayaan selalu punya syarat, dan kekalahan selalu punya sebab.

Kedua, Sejarah adalah cara kita menemukan harapan. Di saat zaman semakin menggila, kita dipukul di setiap sendi terkuat kita, umat merintih dan gemetar tak kuat menahan beban, justru di saat itulau sejarah bilang, "orang orang kuat selalu muncul dari zaman yang sulit." Dan ia selalu berulang membentuk pola. Pola yang takkan berubah.

Ketiga, sejarah membuat kamu memiliki karakter visioner. Tidak gampang kaget. Ketika tahu zionis menjajah Palestina, kamu paham ada cara-cara untuk membebaskannya. Ketika keadaanmu serba sulit, kamu tak gampang kikuk sebab justru orang-orang besar lahir dari keadaan serba minimal. Dari mana kita mengetahuinya? Dari sejarah.

Dunia tidak seperti yang kita kira. Nyatanya, kita yang satu miliar ini dulu pernah berjaya menyambangi duapertiga dunia, memimpin armada besar menjelajah bumi, menggambar peta 5 benua jauh sebelum Colombus menemukan Amerika.

Dan kini, Umat kita meradang. Yang berislam sepenuh jiwa, dituduh tak berkemajuan. Dunia Islam merintih, meraba cahaya dari kejauhan. Dan kau bertanya; kapan sang Fajar kan tiba? Kapankah datangnya perubahan?

Kenapa kamu harus menunggu lama, padahal perubahan itu adalah; dirimu.

Doakan juga dalam waktu dekat, insyaallah saya akan rilis buku sejarah Islam yang masih "Untold" dengan bahasa yang ringan buat semuanya. Loading 😎👍🏻


Komentar

Paling Populer

Cara PKS Mengatasi Masalah )I( by Mahfudz Siddiq

Tidak seperti dugaan sebagian pengamat bahwa munculnya kasus penangkapan Luthfi Hasan Ishaq (LHI) akan membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhenti, setidaknya, untuk sementara. Faktanya, PKS justru bergerak lebih cepat. Bagaimana cara PKS melewati masalah? Berikut ini Mahfudz Siddiq membeberkannya dalam kulwit #carakami: 1- saat terima kabar kasus LHI, hari itu kami himpun semua info. Trmsk klarifikasi langsung dari LHI, Presiden PKS. #carakami 2- ini prinsip "memahami persoalan adl setengah dari solusi". Lalu hari itu juga para pimpinan PKS musyawarah, trmsk LHI. #carakami 3- orientasi musyawarah kami adalah menjaga kebaikan bersama, dan meminimalkan kerusakan yg bisa timbul. Kesadaran kolektivitas. #carakami 4- kami dpt info kasus LHI akan dikembangkan sdmkn rupa. Ada nuansa politik & hukum. Ya, politik mmg kompetisi dan pertarungan. #carakami 5- sikap kami: tdk akan biarkan siapapun siapkan lorong panjang untuk PKS. Kami hrs sgr ambil ke...

Belajar Dari Kasus Hukum Misbakhun, Menengok Kasus Ustad Luthfi Hasan Ishaq

Jika ingin tahu betapa jahatnya konspirasi politik, maka bertanyalah pada MISBAKHUN. Jika ingin tahu betapa dahsyatnya fitnah dan propaganda media, maka bertanyalah pada MISBAKHUN. Mantan anggota DPR dari Fraksi PKS Misbakhun adalah korban kriminalisasi politik dan konspirasi media. Perjuanganya dalam mengungkap skandal CENTURY (pansus century) yang melibatkan penguasa telah mengantarnya kedalam penjara pada 26 April 2010 silam. Dia dilaporkan oleh Staf Kepresidenan Andi Arif atas dugaan penggunaan LC fiktif. Saat itu Misbakhun dituntut 8tahun penjara. Disaat banyak telunjuk menghakimi dirinya dengan tuduhan korupsi, disaat makian dan sumpah serapah datang bertubi-tubi, maka pada saat itu juga Misbakhun mencoba bangkit berjuang, dia ingin membuktikan bahwa dirinya tidak melakukan apa yang orang-orang dituduhkan. Dalam terali besi dia terus berjuang menuntut keadilan yang telah dirampas penguasa, melawan tekanan-tekanan politik yang semena-mena. Dengan ber...

Recovery PKS vs Recovery Partai Demokrat

Tulisan seorang akademisi di kotanya Jokowi, "Mendengarkan pidato penyelamatan partai demokrat malam ini, terasa sekali bedanya dgn PKS. Demokrat dan PKS sama-sama mengalami prahara, tapi strategi penanganannya jauh berbeda. Jika Demokrat kerisauan elit partai atas turunnya elektabilitas mendesak sBY segera turun tangan, di PKS pemicu penyelamatan lebih berat lagi dengan adanya konspirasi tirani kekuasaan.. Jika Demokrat butuh waktu berbulan-bulan utk mengambil keputusan penyelamatan yg juga masih menggantung, PKS cuma butuh waktu 2 hari utk recovery dan berlari kembali dengan semangat menggunung.. Jika di Demokrat Ketua Dewan Pembina dan Ketua Majelis Tinggi Demokrat yg juga merangkap sbg Presiden RI terpaksa harus turun gunung menyelesaikan kemelut, di PKS cukup dengan Sekjen Partai yg rela melepas jabatannya utk berjibaku membakar semangat kader dan membuat publik salut.. Jika Demokrat butuh 8 langkah teknis sbg strategi (ini bahkan lebih dari jatah nomor...