Langsung ke konten utama

Isu KeUmatan = Isu Bersama, Topik Silaturrahim dengan FPKS Kota Surabaya

Bersamaan dengan rombongan ibu Tri Rismaharini dalam kegiatan UCLG di Pakistan, perwakilan FPKS DPRD Kota Surabaya juga hadir. Hal ini tentu saja tidak kami lewatkan untuk berjumpa dan beristifadah dari pengalaman kerja yang mereka jalani.

Beberapa pesan singkat dari pertemuan dengan Anggota DPRD Kota Surabaya pada 10 April 2018 di Hotel Margalla:

1. Yang hadir dari Fraksi PKS yaitu Ibu Reni Astuti dan Pak Ibnu Shobir.

2. Mereka mendampingi Bu Risma dalam pertemuan international pemerintahan kota wilayah Asia Pasifik.

3. Terkait prestasi bu Risma yang dipaparkan kemarin, secara umum layak diapresiasi, meskipun terkadang penghargaan-penghargaan tsb tidk bersifat objektif, dan diakui, ada beberapanya yang subjectif dn perlu pembenahan lebih.

4. bagi  kita, memandang keberhasilan ini secara proporsional seperti kasus daerah Doli. ini kerja kolektif dari daerah hingga pusat. saat itu mensosnya Habib Salim Segaf. darinya jug dorongan kuat diterima bu Risma.

Program lainnya yang jadi catatan, bu Risma belum berani membentuk Program Penanggulan Bencana lebih nyata tuk warga sekitar 3 juta jiwa. padahal UU yang mengtur sudh ada.

5. Saat ini ada 5 anggota Fraksi PKS di DPRD Kota Surabaya.
dalam teknis kerja, upaya menghindari praktik-praktik manipulatif, atau jebakanny, ada 3 Aman yang perlu diperhatikan,
(1) Aman Syar'i : melalui bahsul masa'il, grup discussion, atau mendatangkan saksi Ahli dalam bidang tertentu.
(2) Aman Administrasi : dengan pelatihan-pelatihan dalam bidang tertentu plus update perkembangannya.
(3) Aman Politis

6. Terkait prahara yang menerpa PKS, tuk disikapi dengan kedepankan HUSNUZHON, insyaallah ini pembelajaran bagi semua kader juga. dan ini wajar, makin banyak individu tergabung, makin besar juga permasalahan yang dihadapi. insyallah kader tetep solid.

7. Pada dasarnya kaidah yang dipakai FPKS di Surabaya adlah konsep keUMATan. PKS sudah memiliki platform yang diterjemahkan ke dalam berbagai program dan bidang, selama pemerintah lokal sejalan dengan konsep keUMATan ini, maka kita mendukung program-program yang dilaksanakan.

8. Kendala kita masih di jumlah anggota fraksi yang hanya 5 orang dari 50 orang, sehingga jika terdapat voting, kita lemah.

9. Titik tekan kelebihan Kota Surabaya adalah pada partisipasi masyarakat. Peran serta aktif komunitas sangat besar dalam perkembangan perekonomian dan kesejahteraan. Sehingga, hal ini juga mempengaruhi para anggota dewan untuk mengambil keputusan. Para anggota dewan yang berada di posisi netral seringkali memutuskan tergantung pada pendapat masyarakat umum.

10. menekankan kembali Syumuly Tarbiyah (Aspek Fisik, Aspek Akal dan Aspek Ruh).
- beberapa ahli kependidikn di Barat yaitu London ternyata berorientasi  pada hal ini yng sudah diinisisi sejk lama.

11. penegasan ini dengan berbasiskan keluarga atau family mainstream. intinya peng-kokoh-an keluarga sebagai basis perbaikan dalam segala hal positif, juga pencegahan dlam semua potensi negatif.

12. Hal lainnya, terkait berintegrasi dalam kebaikan. maksudnya menggalang kekuatan lintas komunitas,  tidak hanya kader, tapi di luar itu. Dalam bahasa lain, mengurai segala sekat-sekat ukhuwah islamiyah. Hal ini pas, dengan program pip, hadisul masa, dan silaturrahim.

13. tentang pragmatisme masyarakat, keberhasilan yang bisa dirsakan langsung lebih berpengaruh dari lainnya terutma dalam masa kompetisi ini. untuk itu kapasitas dan kapabilitas kader perlu ditingkatkan. penampilan, bahasa, networking dll.

14. Perluas kebaikan kita sebanyak mungkin, insyaallah itu jadi salah satu arus pendorong keberhsilan kita.
Itu, kira-kira yang bisa dishare, kali dari temen lainnya bisa menambahkan atau merevisi.. tafaddol.

SEMOGA BERMANFAAT

Komentar

Paling Populer

Cara PKS Mengatasi Masalah )I( by Mahfudz Siddiq

Tidak seperti dugaan sebagian pengamat bahwa munculnya kasus penangkapan Luthfi Hasan Ishaq (LHI) akan membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhenti, setidaknya, untuk sementara. Faktanya, PKS justru bergerak lebih cepat. Bagaimana cara PKS melewati masalah? Berikut ini Mahfudz Siddiq membeberkannya dalam kulwit #carakami: 1- saat terima kabar kasus LHI, hari itu kami himpun semua info. Trmsk klarifikasi langsung dari LHI, Presiden PKS. #carakami 2- ini prinsip "memahami persoalan adl setengah dari solusi". Lalu hari itu juga para pimpinan PKS musyawarah, trmsk LHI. #carakami 3- orientasi musyawarah kami adalah menjaga kebaikan bersama, dan meminimalkan kerusakan yg bisa timbul. Kesadaran kolektivitas. #carakami 4- kami dpt info kasus LHI akan dikembangkan sdmkn rupa. Ada nuansa politik & hukum. Ya, politik mmg kompetisi dan pertarungan. #carakami 5- sikap kami: tdk akan biarkan siapapun siapkan lorong panjang untuk PKS. Kami hrs sgr ambil ke...

Belajar Dari Kasus Hukum Misbakhun, Menengok Kasus Ustad Luthfi Hasan Ishaq

Jika ingin tahu betapa jahatnya konspirasi politik, maka bertanyalah pada MISBAKHUN. Jika ingin tahu betapa dahsyatnya fitnah dan propaganda media, maka bertanyalah pada MISBAKHUN. Mantan anggota DPR dari Fraksi PKS Misbakhun adalah korban kriminalisasi politik dan konspirasi media. Perjuanganya dalam mengungkap skandal CENTURY (pansus century) yang melibatkan penguasa telah mengantarnya kedalam penjara pada 26 April 2010 silam. Dia dilaporkan oleh Staf Kepresidenan Andi Arif atas dugaan penggunaan LC fiktif. Saat itu Misbakhun dituntut 8tahun penjara. Disaat banyak telunjuk menghakimi dirinya dengan tuduhan korupsi, disaat makian dan sumpah serapah datang bertubi-tubi, maka pada saat itu juga Misbakhun mencoba bangkit berjuang, dia ingin membuktikan bahwa dirinya tidak melakukan apa yang orang-orang dituduhkan. Dalam terali besi dia terus berjuang menuntut keadilan yang telah dirampas penguasa, melawan tekanan-tekanan politik yang semena-mena. Dengan ber...

Recovery PKS vs Recovery Partai Demokrat

Tulisan seorang akademisi di kotanya Jokowi, "Mendengarkan pidato penyelamatan partai demokrat malam ini, terasa sekali bedanya dgn PKS. Demokrat dan PKS sama-sama mengalami prahara, tapi strategi penanganannya jauh berbeda. Jika Demokrat kerisauan elit partai atas turunnya elektabilitas mendesak sBY segera turun tangan, di PKS pemicu penyelamatan lebih berat lagi dengan adanya konspirasi tirani kekuasaan.. Jika Demokrat butuh waktu berbulan-bulan utk mengambil keputusan penyelamatan yg juga masih menggantung, PKS cuma butuh waktu 2 hari utk recovery dan berlari kembali dengan semangat menggunung.. Jika di Demokrat Ketua Dewan Pembina dan Ketua Majelis Tinggi Demokrat yg juga merangkap sbg Presiden RI terpaksa harus turun gunung menyelesaikan kemelut, di PKS cukup dengan Sekjen Partai yg rela melepas jabatannya utk berjibaku membakar semangat kader dan membuat publik salut.. Jika Demokrat butuh 8 langkah teknis sbg strategi (ini bahkan lebih dari jatah nomor...